Tampilkan postingan dengan label ditemui. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ditemui. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Januari 2014
Remaja main permainan video 40 jam tanpa henti ditemui mati

Remaja main permainan video 40 jam tanpa henti ditemui mati
TAIPEI: Seorang remaja ditemui mati di kafe siber selepas dikatakan bermain permainan video selama 40 jam tanpa henti.
Remaja lelaki berusia 18 tahun itu dipercayai rebah ketika sesi marathon Diablo 3. Dia ditemui oleh pekerja kafe siber di Tainan, di selatan negara ini. Mangsa dipercayai tidak makan selama dua hari.
Pemain permainan itu setakat ini hanya dikenali dengan nama keluarganya, Chuang.
Pada pagi 15 Julai lalu, seorang pekerja yang memasuki kafe siber itu menemui Chuang berehat di meja. Selepas pekerja itu membangunkannya, dia berdiri, bejalan beberapa langkah dan kemudian rebah.
Dia disahkan mati sejurus selepas tiba di hospital.
Polis sedang menyiasat punca kematiannya dan bedah siasat masih dijalankan.
Duduk di tempat sama dalam tempoh lama dipercayai menimbulkan masalah kardiovaskular kepada Chuang.
Ia adalah kematian kedua akibat bermain permainan video di negara itu tahun ini. Pada Februari lalu, seorang lelaki ditemui mati di New Taipei, longlai di kerusi menghadap komputer dengan tangannya masih memegang papan kekunci selepas bermain selama 23 jam. - AFP
Sabtu, 21 Desember 2013
Puluhan Mumia Berusia 1 000 Tahun Ditemui di Peru
AFP
Lima - Para arkeologi di Peru dikejutkan dengan penemuan mumia yang berusia sekitar 1,000 tahun. Ada sekitar 60 mumia bersama dengan ribuan benda-benda peninggalan sejarah lainnya yang dipercayai berasal zaman pra-Inca.
Zaman pra-Inca atau juga disebut Wari terjadi di Peru, antara abad ke-7 hingga abad ke-11 silam. Mumia-mumia yang ditemukan dalam satu makam kuno ini berasal dari keluarga kerajaan jika dilihat dari cara penguburannya.
"Ini merupakan penemuan yang sangat unik," ujar arkeolog dari Universiti Warsawa, Polandia, Giersz Milosz, seperti dilansir AFP, Sabtu (29/6/2013).
"Ini merupakan penemuan makam kerajaan dari kebudayaan Wari yang pertama kali di Peru," imbuhnya.
Penemuan ini dilakukan para arkeologi Peru dan juga Poland di wilayah yang bernama El Castillo, yang berjarak 300 km dari ibukota Lima.
Penemuan awal berupa sebuah makam kuno dengan ukuran kedalaman 2 meter dan terutup oleh 33 ton batu kerikil. Makam yang dipercayai berisi puteri-puteri kerajaan zaman Wari ini memiliki luas 17 meter persegi.
Sebahagian besar mumia yang ditemui berjenis kelamin perempuan. Hal ini dilihat dari posisi penguburan yang tegak lurus, yang menandakan status atau kasta mereka.
Bersama mumia-mumia ini, ditemui juga bermacam perhiasan baik dari emas maupun perak. Perhiasan ini terpasang pada mumia-mumia tersebut.
Beragam benda ceramik dan sekeranjang penuh perhiasan juga ditemui dekat mumia tersebut. Para arkeologi menemukan mangkuk, vas, batu yang diukir, pisau seremoni dan sejumlah benda lainnya, yang masih dalam kondisi bagus dan memiliki nilai kebudayaan yang sangat tinggi.detikNews
Zaman pra-Inca atau juga disebut Wari terjadi di Peru, antara abad ke-7 hingga abad ke-11 silam. Mumia-mumia yang ditemukan dalam satu makam kuno ini berasal dari keluarga kerajaan jika dilihat dari cara penguburannya.
"Ini merupakan penemuan yang sangat unik," ujar arkeolog dari Universiti Warsawa, Polandia, Giersz Milosz, seperti dilansir AFP, Sabtu (29/6/2013).
"Ini merupakan penemuan makam kerajaan dari kebudayaan Wari yang pertama kali di Peru," imbuhnya.
Penemuan ini dilakukan para arkeologi Peru dan juga Poland di wilayah yang bernama El Castillo, yang berjarak 300 km dari ibukota Lima.
Penemuan awal berupa sebuah makam kuno dengan ukuran kedalaman 2 meter dan terutup oleh 33 ton batu kerikil. Makam yang dipercayai berisi puteri-puteri kerajaan zaman Wari ini memiliki luas 17 meter persegi.
Sebahagian besar mumia yang ditemui berjenis kelamin perempuan. Hal ini dilihat dari posisi penguburan yang tegak lurus, yang menandakan status atau kasta mereka.
Bersama mumia-mumia ini, ditemui juga bermacam perhiasan baik dari emas maupun perak. Perhiasan ini terpasang pada mumia-mumia tersebut.
Beragam benda ceramik dan sekeranjang penuh perhiasan juga ditemui dekat mumia tersebut. Para arkeologi menemukan mangkuk, vas, batu yang diukir, pisau seremoni dan sejumlah benda lainnya, yang masih dalam kondisi bagus dan memiliki nilai kebudayaan yang sangat tinggi.detikNews
Langganan:
Postingan (Atom)